Akibat Pulang Larut Malam

Akibat Pulang Larut Malam

Tertanggal 6 April 2009, yaitu kemarin, gue terpaksa pulang malam. Alasannya masih sama seperti biasa, alasan lima hurf yang tak pernah terbantahkan. R-A-P-A-T. Rapat. Ya, rapat. Jadwal rapat organisasi selalu sore hari. Mulai pukul 16.30 dan selesai pukul 20.00 WIB. Durasi untuk rapat itu sendiri mungkin sekitar 2-3 jam, ditambah dengan waktu istirahat untuk shalat Maghrib sekitar 15 menitan. Panjang juga yah…???

Biasanya lagi, kalo rapat beres jam 8 malem, gue masih bisa balik dengan bikun dan menunggu tidak lama. Apalagi ditemani oleh teman-teman juga. Kalaupun rapatnya selesai jam 8 lebih atau sampai jam 9 malem, ada temen gue yang bawa mobil jadi gue nebeng dia sampe stasiun UI.

Tapi, malang nian nasib awak kemarin malam!! Terpaksa pulang jam 20.28 seorang diri karena kawan rapat yang lainnya telah pulang duluan, sedangkan gue harus berbincang-bincang dengan kawan gue yang lainnya. Dan kawan gue yang lainnya itu ternyata sudah punya tebengannya sendiri. Yaitu kawan-kawan gue yang tentunya berkendara motor. Motor. 2 roda.

Jadi, terpaksa gue seorang diri melalui koridor sepi fakultas ekonomi UI yang sepi, walaupun masih ada kelas ekstensi yang kuliah di ruang kelas. Gue pun berjalan sendirian menuju halte bis kuning -bis kebanggaan mahasiswa UI. Gue jalan, sendirian dan melihat ada sesosok perempuan mungil dengan jilbab dan parasnya yang cantik sedang berdiri seorang diri, ternyata sedang menunggu kekasih. Kekasihnya itu berjalan di belakang gue. DAn saat kami berjalan… “guk guk guk…!!!” Anjing menyalak senyalak-nyalaknya!! gue takut sekali. Mana tak lama lagi perempuan dan kekasihnya itu juga akan meninggalkan halte FE dengan motornya. Arghhh….!!!

Anjing mulai menggong-gong lagi dengan dahsyatnya! Bukan hanya menyalak, tapi juga kawanan anjing penjaga itu berlari menuju halte bikun tempat gue berdiri dengan jari yang hinggap di gigi, tanda gue mulai ketakutan. Gue pun menyeberang untuk menghindari kejaran anjing penjaga kampus yang luar biasa ganasnya di kala malam!

Untung, tak selang beberapa lama… bikun yang gue tunggu pun datang…

Kejadian ini membuat gue harus memastikan bahwa akan ada orang yang menemani gue di kala gue terpaksa pulang malam. Setidaknya anterin gue sampe halte stasiun UI saja…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s