Obrolan Malam Ini: Belajar Membaca

Obrolan Malam Ini: Belajar Membaca

Siapa yang patut disalahkan bila ada seorang murid Sekolah Dasar belum dapat mengeja huruf apalagi membaca??

Dalam perkembangan seorang anak usia sekolah dasar, ada beberapa tokoh yang memainkan peran cukup signifikan. Pertama, tentu saja orang tua dari anak itu sendiri, di mana mereka lah asal-muasal keturunan dan segala sifat genetik dan intelektual seorang anak. Ditambah dengan peranan dan tugas utama dari orang tua dalam mengajarkan pada anaknya kehidupan dan segala aspeknya. Dari pengaruh orang tua inilah, seoarang anak mengambil pelajaran dan hikmah untuk diproses dan ditiru olehnya. Menjadi wajar bila ada peribahasa yang mengatakan bahwa “buah tak akan jatuh jauh dari pohonnya”.

Tokoh yang kedua adalah guru sekolah. Tentu saja hal ini dikarenakan tanggung jawab seorang guru adalah memberikan pelajaran sesuai dengan kurikulum pendidikan yang berlaku di sekolah dan tak kalah pentingnya adalah pelajaran moral bagi murid-murid di sekolah. Cara berpikir seorang anak tentang sesuatu dapat dipengaruhi oleh pandangan gurunya. Dengan metode yang unik dan menarik yang dilakukan oleh seorang guru dalam melatih dan menyampaikan pelajarannya pada murid didiknya membuat daya tangkap dan proses pemahaman pada setiap murid menjadi lebih baik lagi.

Tokoh berikutnya adalah teman sebaya, teman bermain.  Kenapa teman bermain memberikan pengaruh yang besar bagi tumbuh kembang seorang anak? Tentu saja karena 1 generasi. Dengan begitu, maka ada kondisi yang sama yang membuat setiap pelajaran dalam hidup itu lebih aplikatif untuk sesuainya… yahhh sesuai dengan jamannya gitulah!

Nah, lalu apa hubungannya dengan belajar membaca?

Kalau ada seorang murid SD kelas 1 masih belum bisa membaca, maka siapa yang pantas untuk disalahkan? Guru, orang tua, teman bermain, atau kemampuan si anak itu sendiri.

Kalau dilihat dari peranan masing-masing tokoh yang ada, jelas ada sebuah hubungan yang saling bersinergi antara tokoh-tokoh yang ada. Jadi, gak bisa dihilangkan fungsi dan peran dari masing-masing tokoh tersebut. Guru harus dapat memberikan materi belajar mengenal huruf dengan menarik agar murid tertarik dan berkeinginan untuk belajar. Orang tua juga harus memperhatikan perkembangan anaknya selama di rumah. Bagaimana cara anak tersebut mengerjakan PR dan cara orang tua untuk mendidik anaknya dalam mengenal huruf juga. Lalu teman bermain, kalau bisa biarkan anak itu bermain sesuai dengan waktu yang tepat dan dapat bermain dengan teman-teman yang dapat berpengaruh baik terhadap perkembangan sosial anak tersebut. Terakhir namun tetap penting, harus ada kemauan dari anak itu sendiri untuk belajar. Untuk berlatih mengenal hurf, membaca dan menulis. Dengan membiasakan latihan maka kemampuan anak tersebut akan terasah dan semakin maksimal dalam belajar.

One thought on “Obrolan Malam Ini: Belajar Membaca

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s