December 27, 2009 (Part 2-End)

December 27, 2009 (Part 2-End)

Lu punya berapa keluarga sih, di dunia ini? Cukupkah hanya dengan satu saja?

Gue gak pernah punya ekspektasi yang melambung tinggi saat gue gabung dengan organisasi kemahasiswaan di FEUI tahun 2009. Gue selalu berpikir bahwa nothing beats 16 PMR gue tersayang di SMANSA. Tapi ternyata, semua yang ditemui di organisasi kampus ini sungguh memberikan gue harapan baru terhadap kelangsungan hidup gue di kampus. Gue berharap sesuatu yang lebih dari apa yang gue alami dengan kawan 16 di SMA dulu.

Harapan yang mungkin terlalu muluk, tapi mereka telah membuatnya menjadi sesuatu yang nyata. Sesuatu yang dapat dicapai. Mereka dapat membuatkan rumah untuk gue di kampus. Rumah yang di dalamnya ada kebahagiaan, keceriaan, ketegangan, keseruan, pertentangan, dan persahabatan. Rumah yang dibangun oleh cita-cita bersama untuk memajukan kemahasiswaan FE UI. Rumah yang dibangun atas dasar kekeluargaan. Rumah yang sayangnya, hanya dapat gue rasakan selama setahun.

Lagi-lagi, gue gak pernah nyangka hal ini terjadi sama gue. Ulang tahun gue yang ke 21 tahun, yang gue lewati di kota Bogor, bisa semeriah itu dengan kehadiran mereka. Setelah dikejutkan oleh berkumpulnya Belle, Arya, Chawang, Mutseh, Aniez, dan juga Oma, tiba-tiba beres makan es krim dari Chawang, pas gue pengen ke toilet untuk cuci tangan, Belle nahan gue untuk pergi. Dia maksa gue untuk menghadap ke satu sisi, lalu tampaklah sepasang anak manusia, yaitu Abay dan Au sedang berjalan tak jauh di hadapan gue di Botani Square. Padahal beberapa menit sebelumnya Abay nelfon gue, dia minta gue untuk cek email dan selesaikan LPJ sore itu juga. Dan gue emang sedikit kesel, karena saat itu gue lagi ngabisin waktu dengan temen-temen SMA gue di hari ulang tahun gue. Dan dia bilang kalau dia lagi sibuk, dia lagi pergi sama temennya. Nah, gue juga lagi pergi sama temen gue!!

Lalu, gue panggil mereka berdua, tapi mereka pura-pura gak denger, terus tiba-tiba langsung nengok ke gue dengan tampang yang bingung. Tiba-tiba Andri yang berbadan besar, Noval yang berbadan kecil, dan Nimah yang bertubuh mungil datang dengan sekotak kue di tangannya! Sambil nyanyi lagu Happy Birthday tentu saja!

Ihh wow!! Bisa dibayangkan betapa kagetnya gue?? Ternyata tadi Abay nelfon cuma buat ngerjain gue! Ternyata LPJnya udah selesai! Dan ternyata itu adalah ide usilnya Andri! Emang rese banget nih bocah!

Harapan gue untuk mendapatkan kejutan ulang tahun yang melebihi tahun lalu tercapai juga, bahkan yang gue terima ini justru lebih dari apa yang gue ekspektasikan sebelumnya!

Keluarga gue di SMA dan keluarga gue di Kampus berkumpul di bawah langit Bogor yang sedang diguyur hujan sore itu. Terima kasih semuanya! Gue harap, ini bukan kejutan yang terbaik… Gue harap, tahun depan akan menjadi lebih baik…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s