[Status: Single]. So, What??

[Status: Single]. So, What??

Sebelumnya gue emang udah sempet ngepost tulisan gue tentang betapa besarnya harapan gue untuk punya temen yang gimanaaa gitu apalagi menjelang wisuda tahun 2011 nanti (Amiin!), tapi ternyata sampai saat ini gue gak punya jenis temen kayak gitu, hidup gue masih aman-aman aja. Gue masih bisa bertahan dan bahkan tertawa-tawa bahagia dalam ngejalanin hidup gue ini. Walau kadang juga ada sih, saat-saat gue bosen, tapi kalau dipersentasekan, mungkin hanya 0,5% aja, bahkan gak sampai 1%. Itupun kalau bisa diukur persenannya.

Pernah ada seorang temen yang mengajak gue untuk ketemu sama seseorang yang sama sekali gak gue kenal. Awalnya, menanggapi positif niat baik temen gue ini, karena dia pengen gue bisa ngejalin hubungan dengan orang yang bakal dia kenalin itu. Tapi saat itu juga gue ngerasa bahwa, saat kita menerima suatu bantuan adalah saat di mana kita tidak bisa lagi membantu diri kita sendiri dalam melakukan suatu hal. Dan dalam hal ini, yaitu mendapatkan temen khusus, gue gak butuh bantuan dari orang lain. Karena buat gue, cinta itu perlu perjuangan dari diri lu sendiri untuk ngedapetinnya. Dan gue masih dalam perjuangan gue dengan segala macam kepribadian gue tanpa embel-embel orang lain.

Kalau ada yang bilang, gue sendiri gak pernah berjuang dan berusaha untuk mendapatkannya, justru gue sedang berjuang dengan cara gue sendiri. Cara yang mungkin secara logika gak bisa diterima oleh orang lain, tapi this is the way I choose. Pernah ada seseorang yang bilang bahwa enggak pernah ada usaha yang sia-sia, dan gue pun berharap semoga usaha gue ini gak pernah sia-sia. Usaha gue menunggu dia, gak pernah sia-sia.

Gue emang sempet berpikir bahwa sepi rasanya gak punya seseorang yang bisa kita ajak cerita tentang apapun, sepi rasanya kalau harus nonton ke bioskop sendirian, sepi rasanya kalau harus nunggu kereta datang sendirian di peron, dan sepi rasanya kalau harus makan es krim sendiri. Padahal gue punya banyak temen yang bisa gue ajak ngelakuin semua itu bareng-bareng, tapi rasanya beda saat kita ngejalanin itu semua dengan temen special.

Dan pemikiran gue seperti itulah yang justru bikin gue semakin meratapi nasib status gue yang single itu. Sekarang gue ingin mengubahnya, gue ingin mencoba mensyukuri hidup gue ini.

Ini adalah kata-kata yang coba gue bangun dan maknai dalam hidup ini:

“Gue emang single, gak punya temen special untuk diajak cerita apapun kapanpun, gak ada temen special untuk nonton bioskop, gak ada temen special untuk nungguin kereta di peron stasiun, dan gak ada pula temen special untuk bantuin gue makan es krim. Tapi, gue punya temen-temen yang bisa gue ajak bareng ngelakuin itu semua dengan special.”

Walaupun satu per satu sahabat gue udah punya seseorang yang special dalam hidupnya untuk ngejalanin segala hal yang special juga, gue turut bahagia dengan cerita yang gue denger dari mereka. Dan setiap cerita dari mereka, layaknya doa untuk semua harapan gue dalam setiap detik penantian gue.

I’ve never had any boyfriend yet, but I do know what love is…

3 thoughts on “[Status: Single]. So, What??

  1. sabar ir..
    suatu saat akan datang org yg tepat
    justru datang disaat kita gak cari

    remember this phrases.
    “Life is interesting because you don’t know what will happen next..”
    hehehe

    semangat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s