Strategi Bertahan

Strategi Bertahan

Dari dua pertandingan awal babak penyisihan grup A Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan lalu, hasilnya keempat tim memperoleh nilai yang sama, yaitu 1 poin. Ada beberapa peluang yang sebenarnya dapat mereka ciptakan, namun menyelesaian akhirnya tetap nihil. Apalagi ketika pertandingan antara Perancis kontra Uruguay, selisih jumlah pemain yang menguntungkan Perancis ternyata belum bisa membuahkan gol satu pun.

Atau ketika pertandingan penyisihan grup B yang berlangsung kemarin, kemenangan berhasil diciptakan oleh Argentina saat melawan Nigeria, walau hanya dengan skor 1-0, serta ketangguhan Korea Selatan yang menang 2-0 atas Juara Eropa 2004, Yunani. Mereka saling menyerang, namun pertahanan tim Ginseng sangat apik dan disiplin.

Inilah menariknya sepak bola, strategi bertahan yang dilakukan oleh sebuah tim saat bertanding dapat pula terapkan dalam hidup ini. Agar kita dapat bertahan dan memenangkan pertandingan dalam kehidupan ini.

Gelandang bertahan akan berjuang sekuat tenaga mereka untuk bisa menjaga gawangnya agar jangan sampai kebobolan. Apa bila satu saja anggota dari formasi bertahan itu menghilang tentu saja akan ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh tim lawan untuk menusuk masuk ke jantung pertahanan tim kita. Sama halnya dengan kehidupan kita, tentu saja kita mempunyai orang-orang yang menemani kita dalam menjalani masa-masa terberat atau membahagiakan dalam hidup ini, dan apabila ada satu dari orang-orang tersebut tiada, atau pergi meninggalkan kita, mungkin kita akan lebih berat untuk menghadapinya. Akan ada sesuatu yang hilang dan tentu saja berdampak buruk pada pertahanan diri kita terhadap masalah yang mungkin akan kita hadapi nantinya.

Pertahanan yang dilakukan dalam pertandingan sepak bola tentu saja memiliki tujuan, yakni menjaga agar tim lawan tidak bisa mencetak gol ke gawang kita, sehingga diperlukan kedisiplinan untuk menjaga wilayah tersebut, sehingga kerja sama antar anggota dalam formasi tersebut dapat berjalan maksimal. Demikian juga dalam usaha kita untuk mencapai tujuan hidup, harus ada kedisplinan yang kita pelihara dan lakukan dengan baik. Jika kita bisa disiplin maka atas kehendak-Nya tentu saja rencana yang telah kita bangun akan berjalan lancar.

Latihlah diri kita untuk bisa menjalani dan menghadapi segala macam problematika yang ada dalam hidup dan mampu bertahan terhadap segala kondisi. Jangan biar diri kita melakukan blunder yang akibatnya akan sangat fatal sekali dan menyebabkan kita kalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s