Belanja Di Toko Buku

Belanja Di Toko Buku

Sebagai mahasiswa yang juga berusaha mencari tambahan uang saku dengan mengajar anak-anak SMA untuk bisa lulus ujian masuk PTN, tentunya gue sanagt membutuhkan buku materi yang membahas soal-soal dan materi yang diujikan itu. Karenalatar belakang gue yang pernah menimba ilmu pengetahuan sosial di SMA dulu, gue akhirnya mendapatkan kesempatan untuk berbagi ilmu yang udah gue dapat itu kepada siswa SMA yang mau ikut ujian masuk PTN jurusan sosial dan humaniora.

Kebetulan buku-buku jaman gue sekolah dulu sudah gue wariskan pada adik kelas gue di SMA dulu, dan gue lupa gue pinjemin sama siapa. Alhasil, gue pun gak punya jejak-jejak keberadaan buku-buku tersebut. Demi memberikan pengajaran yang optimal, gue pun memutuskan untuk membeli buku pelajaran jurusan IPS untuk tingkat Sekolah Menengah Atas. Untungnya ada satu buku yang isinya gabungan materi dari kelas X (sepuluh) sampai kelas XII (dua belas) SMA.

Gue pun menjelajahi beberapa toko buku untuk mendapatkan buku-buku yang gue butuhkan itu. Akhirnya gue mendapatkan buku Ekonomi di Toko Gunung Agung di Plaza Jembatan Merah, Bogor. Lalu buku Geografi dan Matematika Dasar didapatkan di Toko Kurnia Agung, Bogor Trade Mall. Dan yang terakhir adalah buku Sejarah yang gue beli di Toko Gunung Agung, Margocity Depok. Dan beruntungnya lagi gue beli di Toko Gunung Agung, baik di Bogor maupun di Depok , sedang ada promosi potongan harga 15% untuk semua buku-buku pelajaran.

Namun ternyata, malangnya nasib tidak dapat dihindari. Buku Sejarah yang gue beli di Toko Gunung Agung, Margocity Depok itu, saat gue periksa halamannya di rumah, ada beberapa halaman yang tidak tercetak. Lumayan juga, ada 4 halaman. Waduh, apa yang bisa gue kasih untuk murid gue??

Gue pun cukup stress saat itu. Pertama karena gue gak punya uang lebih lagi untuk beli buku yang baru, kedua karena gue membutuhkan buku itu 2 hari lagi. Karena bingung, gue coba share di twitter, apakah buku itu masih bisa ditukarkan atau tidak. Gue lihat lagi struk belanjaan gue di Toko Gunung Agung, di situ tercetak dengan jelas bahwa barang yang telah dibeli tidak daoat ditukarkan aatau dikembalikan lagi. Waduhhh, tambah stress lah gue!

Lalu ada temen gue yang menjawab, katanya mungkin bisa asal ada struknya aja. Merasa belum cukup aman dan tenang, gue berusaha untuk menemukan jawabannya dengan mencari website toko buku itu di internet. pada malam harinya. Sebenernya ada cara simple yang bisa dilakukan, yaitu tinggal hubungi aja nomor telepon yang tertera di struk belanja gue itu. Namun, karena pulsa tidak mencukupi jadi gue pun urung melakukannya.

Saat gue temukan websitenya, disitu ada submenu “contact”, lalu gue klik-lah dan di layar gue menuliskan komentar gue.

Gue beritahu bahwa gue telah membeli buku Sejarah blablabla, di TGA Margocity, dan ada 4 halaman yang tidak tercetak. Terakhir gue tanya, apakah bisa ditukarkan??

Saat siang hari gue cek email gue, ternyata ada email yang masuk dari websitenya TOGA (Toko Gunung Agung). Email tersebut menanggapi komentar yang gue post pada malam hari. Di email tersebut dia menyebutkan terima kasih dan meminta maaf juga atas ketidaknyamanan yang gue alami. Kemudian melalui email tersebut, dia menjawab pertanyaan gue, bahwa buku tersebut bisa ditukarkan di TGA Margo City tempat gue membelinya. Alhamdulillah.

Tak hanya itu, saat gue membalas email tersebut dengan kata terima kasih dan akan segara saya tukarkan, kebetulan email gue itu otomatis akan mencantumkan nama lengkap dan nomor handphone gue kepada orang yang gue kirim email tersebut. Beberapa waktu kemudian, ponsel gue berdering. Rupanya itu adalah telepon dari karyawan TGA Margocity yang menfollow-up komentar gue tersebut. Perempuan itu meminta maaf dan menanyakan halaman yang tidak tercetak itu halaman berapa aja, untuk dia periksa ketersediaan buku yang lainnya dan dia bilang bukunya sudah dapat ditukarkan.

Sore hari gue datang ke Margocity dengan tujuan hanya menukarkan buku Sejarah yang pernah gue beli kemarin di Toko Gunung Agung. Saat gue sampai di TGA, gue langsung tanya ke kasir, lalu dari kasir gue diminta langsung berhubungan dengan Mas-mas yang badannya tinggi dan sedang menuju ke arah kasir. Si mas-mas yang tinggi itu pun langsung mengajak gue ke tempatnya. Di dalam mejanya sudah tersedia buku Sejarah dengan plastik kemasan dan satu buku lagi yang sama namun tanpa plastik kemasan. Gue pun akhirnya menukarkan buku yang kemarin gue beli itu dengan buku yang sudah tidak ada plastiknya lagi, karena telah diperiksa keutuhannya.

Wah, dengan respon dan pelayanan yang cukup cepat dan sigap ini gue pun siap mengajarkan materi Sejarah pada murid gue esok hari. Terima kasih TGA!!

2 thoughts on “Belanja Di Toko Buku

  1. mbak ira mau tanya kalo kemarin kan aku beli buku di tmbookstore di depok townsquare tapi buku yang aku beli ada 1 halaman yang tidak tercetak bagaimana ya mbak.. apakah di tmbookstore aku juga bisa menukar buku seperti di margocity… aku bingung nih mbak..

    1. Saya kurang tau dengan kebijakan terkait hal itu di tmbookstore, kamu bisa langsung tanya ke karyawan di sana. Seharusnya mereka bisa menangani hal ini dan menggantinya dengan yang baru, asalkan bukti pembelian kita masih ada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s