Lingkungan Positif

Lingkungan Positif

image

Bertemu kawan-kawan baru pasti selalu menyenangkan. Namun, pengalaman yang satu ini benar-benar mendebarkan!

Jari yang mengawali takdir ini. Saat membosankan di kantor, gue buka facebook di ponsel, ada pendaftaran FGIM 2015 untuk wahana RUBI (Ruang Berbagi Ilmu). Saya coba cari informasi tentang RUBI ini di google. Kemudian jaringan dunia maya mengarahkan gue ke pendaftaran sebagai relawan RUBI. Sekali lagi, karena bosan dengan kegiatan di kantor (alias gak ada kerjaan), gue iseng-iseng klik klik klik, ketik ketik ketik, klik klik klik, selesai!

Beberapa hari kemudian, sebuah surel masuk ke kotak surel gue, isinya adalah gue diterima sebagai relawan RUBI ke Kab. Tulang Bawang Barat (TBB), Lampung!

WOW!

I just, hmmm… Kok bisa ya?

Berangkatlah kami ke TBB dengan segala persiapan singkat yang kami lakukan.

image

Tugas kami di sana adalah berbagi ilmu, seperti judulnya. Kami bagikan kepada para tenaga pendidik (guru-guru SD) di Kab. TBB. Tanpa disangka, sambutan dari para penggerak pendidikan di sana sangat antusias dengan kehadiran kami! Waaahh, beban mental rasanya. Kami harus berdiri di hadapan mereka yang biasanya berada di posisi itu. Rasanya, takut banyak salah, takut gak bisa menarik perhatian mereka, takut materi yang kami bagikan tidak sesuai dengan harapan mereka, takut mereka kecewa, dan segala ketakutan dan kekhawatiran lainnya.

Kemudian, gue diingatkan kembali oleh Pak Hikmat, seorang penggerak pendidikan juga yang kali ini berkontribusi di Kementerian Pendidikan. Beliau mengatakan bahwa, datanglah ke sana dan bersenang-senanglah, nikmati prosesnya yang berjalan.

Ya, nikmatilah… Jangan jadikan hal ini menjadi beban.

Alhamdulillah, RUBI berjalan lancar.
Banyak dari peserta di TBB penasaran kenapa kami (relawan) mau jauh-jauh ke TBB dari Jakarta untuk menjadi relawan pendidikan? Ya, motivasi. Apa kemudian motivasinya?

Gue sendiri, yang awalnya iseng, pada akhirnya menemukan motivasi sendiri mengikuti kegiatan ini. Pada hakekatnya setiap manusia itu HARUS bermanfaat. Gue HARUS bisa menjadi manusia yang demikian. Ilmu, sedikit apapun, akan lebih bermanfaat bila disebarkan.

‘Berbagi’ bagaikan virus. Dia menyebar dengan cepat. Dia merasuki nurani setiap manusia, siapa tersentuh, di situlah virus tertanam.

Berada di antara rekan-rekan relawan, mereka punya impian yang indah tentang masa depan bangsa ini, mereka bukan cuma bermimpi, tapi mereka menjadikan nyata. Gue memutuskan untuk ikut serta, turut dan turut serta dalam kegiatan lainnya. Kita berusaha menjadikan impian itu nyata, kita menjalani prosesnya.

Bertemu dengan mereka adalah hal berharga yang pernah gue alami di tengah kerasnya hidup di Ibu Kota.

Bermainlah kamu di antara pedagang minyak wangi niscaya kamu akan wangi juga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s