Kajian Muslimah Ramadhan 2 – Keutamaan Al Quran dan Malam Lailatul Qadr

Kajian Muslimah Ramadhan 2 – Keutamaan Al Quran dan Malam Lailatul Qadr

Mengikuti kajian muslimah Jumat lalu membuat saya benar-benar bersemangat. Berbicara di depan sebagai narasumber adalah Ustadzah Halimah Al’aydrus. Beliau bercerita tentang Al Quran dan malam seribu bulan, Al Qadr.

Ada 3 hak Al Quran yang diharapkan dapat ditunaikan oleh manusia, yaitu (1) membacanya, (2) memahaminya, (3) mengamalkannya.

Apabila kita tidak lancar membacanya, jangan jadikan hal itu sebagai penghalang untuk kita memulai membacanya. Justru dengan membacanya terus menerus itulah kita melatih bacaan kita agar menjadi lancar. Beliau pernah bercerita tentang seorang temannya yang mualaf, sebut saja si A. Si A mendengar Ustadzah membaca Q.S. Al Kahfi di malam Jumat, kemudian dia bertanya kenapa kamu baca surat itu? Lalu dijawab, bahwa jika seseorang membaca surat Al Kahfi di hari Jumat maka orang tersebut akan dinaungi cahaya hingga Jumat berikutnya. Saat pagi harinya, ada jadwal kajian antara Ustadzah dan si A, namun si A tidak jika nampak. Siang juga tidak hadir. Baru malam hari dia datang mengunjungi Ustadzah, ternyata dia tidak datang seharian tadi karena dia membaca Q.S. Al Kahfi.

Masya Allah, ternyata dia membutuhkan waktu seharian untuk membaca Q.S. Al Kahfi tanpa berputus asa, walaupun dengan terbata-bata. Kemudian dia terus membacanya setiap Jumat, hingga akhirnya dia dapat membacanya dengan lancar dan kurang dari 1 jam.

Membaca Al Quran itu bukan dihitung dari seberapa banyak halaman yang sudah dibaca, walaupun kita tidak lancar membacanya, Allah menghitung berapa lama waktu yang kita manfaatkan untuk membaca Al Quran.

Oleh karena itu, baca, baca, dan bacalah Al Quran! Insya Allah akan menjadi syafaat yang dapat menyelamatkan kita di hari akhirat nanti.

Tahapan berikutnya adalah memahaminya. Mengerti apa yang diperintahkan dalam Al Quran. Kita dapat merasa ketakutan ketika membaca ayat yang berisi peringatan akan azab siksaan di neraka hingga kita berharap untuk dimasukkan Allah ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai.

Tahapan lebih tinggi dari hak Al Quran adalah mengamalkannya. Ya, menjadikannha pedoman hidup yang benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Mencerminkan keimanan kita kepada Allah SWT.

Pembahasan berikutnya adalah Lailatul Qadr. Seperti yang dijelaskan oleh Allah SWT dalam Q.S. Al Qadr, yang berbunyi:

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam Qadr.

Saat malaikat Jibril menurunkan wahyu kepada Muhammad terjadi di malam Qadr, di bulan Ramadhan tanggal 17.

2. Dan tahukah kamu apakah malam Qadr itu?

3. Malam Qadr itu lebih baik dari seribu bulan.

Kebaikan yang kita kerjakan pada malam itu akan dihitung seribu bulan! Kira-kira kalau disetarakan dengan tahun, jadi 83 tahun! (1000 bulan / 12 = 83.3333 tahun)
Nah, yakin gak tuh umur kita nyampe 83 tahun? Betapa beruntungnya kita kalau bisa berbuat kebaikan di malam itu, yang pahalanya akan dilipatgandakan sampai 1000 bulan! Kita banyak berdzikir, baca Al Quran, mendirikan sholat, menyambung silahturahim, membahagiakan orang tua. Masya Allah, masih banyak kebaikan yang bisa kita lakukan semalam itu.

4. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan.

Sampai-sampai malaikat turun ke bumk berkloter-kloter tanpa terputus semalaman itu, untuk mendengarkan doa-doanya hamba Allah yang berharap dan menggantungkan asanya kepada Sang Pencipta. Malaikat mengamini doa kita. Sampai pemimpin para malaikat pun, malaikat Jibril, turun ke bumi. Dan tanda-tandanya semalam itu adalah malam Qadr saat pagi hari tampak temaram, matahari muncul namun sinarnya tidak seluruhnya sampai ke bumi karena tertutup oleh kepakan sayap para malaikat yang naik lagi ke singgasananya.

5. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.

Ya, manfaatkan lah malam itu hingga terbit fajar.

Lalu, kapan datangnya malam yang penuh dengan kemuliaan itu? Kan capek juga kalau mesti begadang terus sebulan penuh di Ramadhan.
Datangnya di malam-malam ganjil di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Jadi di tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29 Ramadhan. Ayo, maksimalkan di 5 malam tersebut!

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s