Kajian Muslimah Ramadhan 3 – Keutamaan Shadaqah

Kajian Muslimah Ramadhan 3 – Keutamaan Shadaqah

Kajian muslimah Jumat lalu di kantor membahas tentang shadaqah dan zakat. Narasumbernya adalah Ustadzah Erika Suryani Dewi, Lc.MA.

Manusia itu diwajibkan bershadaqah setiap harinya. Seperti yang diriwayatkan dalan hadits berikut:

Setiap ruas tulang tubuh manusia diwajibkan ke atasnya shadaqah, setiap hari matahari terbit. Berbuat adil kepada dua orang yang tengah bertikai, shadaqah. Menolong orang yang menaiki kendaraannya dan membantu mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya, shadaqah. Kalimat thayyibah, shadaqah. Menyingkirkan rintangan di jalanan, shadaqah.

(Muttafaqun’alaihi)

Menurut HR. Muslim, “Setiap kebaikan adalah shadaqah.”

Shadaqah ada banyak jenisnya, yaitu shadaqah dengan harta, perkataan yang baik, dzikir (tasbih, tahmid, takbir, tahlil), senyum tulus, amar ma’ruf nahi munkar, dan menolong sesama.

Lalu apa manfaatnya jika kita melakukan shadaqah? Ada banyak manfaatnya, seperti dapat menghapus dosa, menolak bala, mendatangkan rezeki, membersihkan jiwa, membersihkan harta, memudahkan urusan, dan menyembuhkan penyakit.

Saya pernah mendengar ceramah Ust. Yusuf Mansyur mengenai sedekah ini, ketika ada orang yang mempunyai hutang misalnya Rp10 juta, dan orang itu punga uang Rp1 juta, maka sedekahkanlah uang Rp1 juta yang dia miliki tersebut. Karena Allah akan menggantinya minimal 10 kali lipat dari yg dia sedekahkan tersebut.

Balasan dari Allah itu ada banyak jenisnya, tidak melulu berbentuk uang, bisa misalnya terhindar dari bencana atau musibah.

Kan manfaat shadaqah adalah membersihkan harta, apakah termasuk di dalamnya berupa harta haram, seperti hasil korupsi? Pertanyaan bagus, harta haram tidak bisa dibersihkan dengan cara sedekah. Harta haram harus diberikan untuk membangun fasilitas umum, yang digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat banyak.

Penggunaan harta itu ada 3 cara, yaitu:
1. Diberikan kepada orang lain >> harta ini akan diperoleh manfaatnya oleh si pemberi bahkan ketika si pemberi sudah berada di alam kubur.
2. Dipakai sendiri >> harta ini akan usang dan habis dikonsumsi sendiri, akan berakhir di tempat sampah atau di jamban.
3. Disimpan >> harta ini akan diwariskan kepada ahli waris, tidak akan dibawa mati.

Mana penggunaan harta yang paling baik? Tentu saja yang pertama.
Ingatlah janji Allah SWT dalam Q.S. Al Baqarah ayat 274 yang berbunyi:

Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s