Pengingat

Pengingat

Akhir-akhir ini saya resah. Apa yang membuat saya resah? Banyak hal, seperti:
1. Kelanjutan hidup saya di kantor
2. Kelanjutan studi saya
3. Belum ada panggilan kerja dari perusahaan lain yang saya lamar
4. Apakah saya harus berhenti menjadi pegawai dan memulai dari 0 sebagai wiraswasta?

Saya hampir-hampir berputus asa dalam karir, saya ingin mengerjakan sesuatu yang benar-benar saya suka, mendalami bidang yang benar-benar saya cinta. Namun, kesempatan itu belum muncul.

Rasanya saya pengen nangis kalo saya menengok kanan-kiri, teman-teman sejawat saya. Mereka sudah jadi “orang”. Jadi pengusaha kuliner sukses, lulus S2, manajer, senior yang punya junior untuk dibimbing, pengacara sukses, pejabat-pejabat publik. Lalu saya? Hmmm..

Rasanya saya pengen nangis waktu saya belum bisa membiayai kuliah lanjutan saya tahun ini. Hal ini makin membuat saya merasa semakin kecil di antara teman-teman yang mulai menjadi besar dan berkilau.

Saya sadar, keresahan ini disebabkan oleh jauhnya hubungan saya dengan Allah. Saya memang merasa kedekatan saya dengan Allah semakin merenggang setelah Ramadhan berlalu. Padahal kata Ust. Yusuf Mansyur, yang dikutip dari ayat Al-Quran, “Janganlah engkau bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.”

Siang tadi saya buka aplikasi Quran di ponsel saya, kemudian secara random saya tunjuk salah satu Surat yang terdapat di situ. Saya ingin tau, apa yang Allah sampaikan untuk saya dalam keadaan penuh gundah begini melalui ayat sucinya. Jari saya berhenti di sebuah surat yang sering kali saya baca di dalam Shalat.

Kemudian saya tertegun, membaca firman Allah tersebut. Betapa ruginya saya yang resah begini dan berlarut-larut dalam kegundahan.

Seharusnya saya bersyukur. Saya bisa bekerja halal, di saat ada orang lain yang kaya raya karena hasil korupsi.

Seharusnya saya bersyukur. Saya diterima berkuliah S2 walaupun harus tertunda, di saat ada orang lain yang mungkin sudah ikut tesnya berulang kali dan gagal.

Seharusnya saya bersyukur. Saya dikelilingi orang-orang sukses yang membawa dampak positif bagi saya, di saat ada orang lain yang harus masuk rehabilitasi narkoba karena salah pergaulan.

Terima kasih atas pengingat ini, Ya Rabb!

image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s