Pengalaman Saya di Kelas Inspirasi JKT 4

Pengalaman Saya di Kelas Inspirasi JKT 4

Rabu, 9 September 2015 saya dan beberapa rekan yang tergabung sebagai relawan di Kelas Inspirasi Jakarta 4 memulai aktivitas tak biasa di Kebon Baru. Tepatnya di SD Negeri Kebon Baru 10 Pagi. Kami bersama di sana mengajar anak-anak SD dengan segala keunikannya. Kami bercerita mengenai profesi kami. Ada yang menjadi insinyur di perusahaan migas plat merah, ada yang berprofesi sebagai musisi, ada juga yang bekerja di kedutaan besar, ada pula PNS yang bekerja di bidang perpajakan. Saya sendiri sebagai System & Control Analyst.

DSCF2508
Courtesy of Sandra, KI Jakarta 4, Kelompok 36

Hmmm… Pertanyaan pertama yang muncul di benak saya ketika briefing KI Jakarta sebagai relawan inspirator adalah:

Bagaimana cara menjelaskan pekerjaan saya kepada anak-anak SD?

Mencoba menjelaskan kepada teman sebaya saja cukup sulit, apalagi ke anak-anak???

Akhirnya sebuah ide muncul di H-2 Hari Inspirasi.

SANG IDE!

Pekerjaan sebagai System & Control Analyst dalam suatu perusahaan memang terbilang unik, menurut saya. Karena dia harus mengimplementasikan peraturan atau kebijakan perusahaan dalam bidang keuangan ke dalam sistem online yang terintegrasi dalam perusahaan. Jadi harus mengerti dasar-dasar akuntansi, hierarki perusahaan, prosedur atau kebijakan, manajemen dan juga familiar dengan teknologi atau sistem yang dipakai oleh perusahaan dalam menjalani proses bisnisnya.

Secara sederhana saya menjelaskan dengan analogi “LALU LINTAS” di mana jika suatu mobil berangkat dari rumah ke sekolah, ada rambu-rambu yang harus dipatuhi, seperti lampu lalu-lintas, serta perlu dilakukan pengecekan kendaraan di bengkel sebelum berangkat untuk memastikan mobil dalam kondisi prima.

Contoh berikutnya adalah “UJIAN” yang prosesnya dimulai dengan siswa melaksanakan ujian, kemudian guru bertugas untuk menilai, dan melaporkannya kepada orang tua.

Dari semua contoh tersebut, dibuatlah alat peraga berupa gambar mobil, sekolah, rumah, lampu lalu lintas, bengkel, anak, guru dan orang tua yang penuh warna yang saya dapatkan dari mbah google. Gambar-gambar tersebut kemudian dicetak dan ditempelkan di karton tebal agar tidak mudah robek dan rusak.

Ira Destiana - System & Control Analyst - SDN Kebon Baru 10 Pagi
Courtesy of Sandra, KI Jakarta 4, Kelompok 36

Apa yang kemudian terjadi di Hari-H?

Apakah semua yang kita rencanakan dapat terwujud dan berjalan sesuai yang dibayangkan? Wowwww!!! Tentu saja tidak! Mengapa?

  1. Mereka adalah anak-anak, walaupun saya pernah mengalami masa-masa tersebut entah mengapa sangat sulit rasanya untuk bisa mengerti kegemaran mereka. Bisa jadi karena zaman sudah berubah.
  2. Banyak hal terjadi di luar kendali kita, seperti:
    1. Anak-anak yang menangis. Di sini benar-benar anak dalam versi jamak, alias lebih dari 1 anak yang menangis di dalam kelas
    2. Seorang anak yang tiba-tiba mimisan
    3. Semua anak yang sudah pakai tas dan berteriak, “Ibu kapan kita pulang?” padahal pelajaran jam terakhir
    4. Orang tua murid yang sudah menunggu di luar kelas, sampai membuka jendela dan berteriak memanggil anaknya, “Bapak jemput kakak dulu, ya!”

Rasanya sangat mendebarkan. Sekaligus menyenangkan. Berdiskusi dengan para guru di sekolah tersebut, dan mengagumi mereka, betapa sabarnya mereka berusaha untuk mendidik para muridnya.

Saat jam sekolah usai, tak disangka, kami para relawan, ibarat artis yang sedang naik daun. Banyak dari siswa kelas 4, 5, dan 6 yang mendekati kami dan meminta alamat Facebook dan tanda tangan dari kami.

Hari inspirasi, sungguh super sekali!

DSCF2051
Courtesy of Sandra, KI Jakarta 4, Kelompok 36

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s